Banyak kontraktor tertarik dengan excavator Cat 320 karena terkenal bandel, irit, dan punya teknologi yang cukup canggih di kelas 20 ton. Tapi ketika mulai cari harga, jawabannya jarang sekali satu angka pasti. Di brosur, marketplace alat berat, dan dealer, angkanya bisa beda jauh.
Artikel ini akan membahas kisaran harga secara umum dan faktor apa saja yang membuat harga Excavator Cat 320 bisa naik turun, supaya kamu bisa negosiasi dan mengambil keputusan dengan lebih tenang.
Gambaran Umum Harga Excavator Cat 320
Secara global, harga excavator Cat 320 unit baru biasanya berada di kisaran sekitar US$220.000–280.000 tergantung model, paket fitur, dan dealer.
Sementara itu, unit bekas Cat 320 di berbagai marketplace internasional bisa ditemukan mulai dari sekitar US$15.000 untuk unit tua, sampai ratusan ribu dolar untuk unit keluaran baru dengan jam kerja rendah dan full fitur.
Jika dikonversi ke rupiah, angka tersebut biasanya sudah masuk di kategori miliaran rupiah untuk unit baru, dan ratusan juta hingga miliaran rupiah untuk unit bekas, tergantung usia dan kondisinya.
Yang perlu diingat:
- Harga di Indonesia sangat dipengaruhi pajak impor, ongkos kirim, bea masuk, dan kurs dolar.
- Setiap dealer bisa punya skema diskon, promo, atau paket pembiayaan yang membuat harga “di lapangan” berbeda dari harga referensi.
Jadi, angka di atas sebaiknya kamu anggap sebagai gambaran kasar, bukan patokan final.
Faktor Utama yang Mempengaruhi Harga Excavator Cat 320
1. Tahun Produksi dan Generasi Model
Cat 320 punya beberapa varian dan generasi: 320 klasik (B, C, D, E), kemudian seri Next Gen seperti Cat 320 dan Cat 320 GC dengan teknologi lebih baru dan efisiensi bahan bakar lebih baik.
Semakin baru tahunnya:
- Teknologi lebih lengkap (monitor, sistem telematics, fitur efisiensi bahan bakar).
- Jam kerja cenderung lebih rendah.
- Harga jelas lebih tinggi dibanding unit tua.
Sebaliknya, unit generasi lama dengan teknologi minim dan usia di atas 10–15 tahun biasanya jauh lebih murah, tetapi:
- Risiko perbaikan dan downtime lebih besar.
- Konsumsi solar bisa lebih boros.
2. Kondisi Unit: Baru, Bekas, atau Rekondisi
Secara umum, urutan harga dari yang paling mahal:
- Unit baru
- Harga paling tinggi.
- Garansi pabrik penuh.
- Cocok jika kamu ingin kepastian jangka panjang dan proyek intensif.
- Unit bekas (second)
- Harga lebih terjangkau.
- Sangat variatif tergantung jam kerja dan riwayat servis.
- Bisa jadi pilihan menarik jika kamu jago inspeksi dan nego.
- Unit rekondisi (reconditioned / rebuilt)
- Biasanya unit tua yang banyak komponen utama sudah diremajakan.
- Harga di tengah-tengah, tapi kualitas sangat tergantung siapa yang melakukan rekondisi dan seberapa serius pengerjaannya.
3. Jam Kerja (Operating Hours)
Dua unit Cat 320 dengan tahun sama bisa punya harga yang berbeda jauh hanya karena jam kerjanya berbeda.
- Jam kerja rendah (misalnya <3.000–5.000 jam)
Biasanya masih dianggap “muda”, terutama jika perawatan rapi dan tercatat. - Jam kerja tinggi (di atas 10.000 jam)
Harga bisa turun cukup signifikan karena risiko komponen besar (mesin, pompa, swing, undercarriage) mulai minta perhatian ekstra.
Jam kerja ini mirip seperti “kilometer” di mobil. Semakin kecil angkanya (dan data transparan), semakin mahal harganya.
4. Spesifikasi dan Fitur Teknologi
Beberapa fitur yang bisa mempengaruhi harga:
- Sistem grade control, payload system, atau teknologi kontrol lainnya.
- Sistem telematics (seperti Cat Product Link) untuk monitoring konsumsi BBM, jam kerja, dan lokasi unit.
- Paket kabin dengan kursi premium, AC, tambahan kamera, dan panel kontrol lebih canggih.
Unit dengan fitur lengkap:
- Harga beli lebih tinggi.
- Tapi di banyak kasus bisa menghemat biaya operasional dan meningkatkan produktivitas, sehingga menarik untuk proyek jangka panjang.
5. Attachment dan Konfigurasi
Harga yang kamu lihat di iklan sering kali untuk basic configuration. Begitu ditambahkan attachment atau konfigurasi tertentu, harganya bisa naik:
- Bucket heavy duty, rock bucket, atau bucket spesial.
- Quick coupler (manual atau hidrolik).
- Hammer / breaker, grapple, atau auger.
- Konfigurasi long reach untuk kerja sungai, danau, atau pengerukan.
Kadang dealer menawarkan paket “excavator + beberapa attachment” dengan harga bundle yang lebih menarik. Penting untuk selalu cek: attachment apa saja yang sudah termasuk di harga penawaran.
6. Dealer Resmi vs Importir Umum vs Lelang
Sumber pembelian juga mempengaruhi harga dan risiko:
- Dealer resmi
- Harga biasanya lebih tinggi.
- Keuntungan: garansi jelas, akses suku cadang resmi, dan aftersales lebih terjamin.
- Importir umum / pedagang alat berat
- Harga bisa lebih agresif.
- Tapi kualitas dan transparansi kondisi unit sangat tergantung reputasi penjual.
- Lelang (auction)
- Potensi dapat harga murah cukup besar.
- Tapi risiko tinggi: unit apa adanya (as-is), dan kamu harus ekstra teliti saat inspeksi.
7. Kurs Mata Uang dan Skema Pembiayaan
Harga excavator Cat 320 sangat sensitif terhadap:
- Pergerakan kurs dolar (karena sebagian besar harga dasar berbasis USD).
- Pajak impor dan kebijakan fiskal.
- Skema pembiayaan: kredit bank, leasing, atau beli cash.
Kadang harga “cash” bisa lebih rendah, tapi untuk banyak kontraktor, cicilan lewat leasing lebih masuk akal karena cashflow proyek tetap aman.
Kisaran Harga: Baru vs Bekas (Gambaran Global)
Berdasarkan berbagai data harga global:
- Cat 320/320 GC baru
Banyak dealer dan sumber menyebut harga unit baru berada di kisaran US$220.000–280.000 tergantung model dan spesifikasi. - Cat 320 bekas
Di marketplace alat berat, Cat 320 bekas bisa ditemukan di kisaran:- Sekitar US$15.000–60.000 untuk unit lebih tua dengan jam kerja tinggi atau kondisi standar.
- Bisa mencapai US$100.000–200.000 untuk unit baru beberapa tahun, jam kerja rendah, dan kondisi sangat terawat.
Jika diterapkan ke konteks lokal, angka dalam rupiah akan tergantung:
- Kurs dolar saat transaksi.
- Biaya logistik dan pajak.
- Margin dealer dan paket layanan yang kamu ambil.
Karena itu, cara paling aman adalah menjadikan angka di atas sebagai range referensi, lalu meminta quotation resmi dari beberapa dealer untuk dibandingkan.
Strategi Mendapatkan Harga Terbaik Excavator Cat 320
1. Definisikan Kebutuhan Proyek dengan Jelas
Sebelum tanya harga, jawab dulu pertanyaan ini:
- Excavator akan dipakai untuk apa? (cut & fill, tambang, normalisasi sungai, perumahan, dsb.)
- Seberapa intensif jam kerjanya per hari?
- Proyek jangka pendek atau jangka panjang?
Kalau kebutuhannya tidak terlalu berat atau tidak full 24/7, kadang Cat 320 GC yang lebih fokus ke efisiensi biaya per jam bisa lebih masuk akal dibanding varian paling tinggi.
2. Bandingkan Penawaran dari Beberapa Penjual
Jangan hanya ambil satu harga:
- Minta penawaran resmi (quotation) dari minimal 2–3 dealer/penjual.
- Pastikan format penawaran jelas: harga unit, jenis bucket, attachment yang termasuk, biaya pengiriman, serta garansi.
- Kalau bekas, minta foto detail, video, dan laporan inspeksi.
Dengan begitu, kamu punya data yang cukup untuk negosiasi.
3. Periksa Riwayat Servis dan Jam Kerja
Untuk unit bekas, dua hal ini sangat krusial:
- Riwayat perawatan: apakah rutin servis di bengkel resmi atau bengkel terpercaya.
- Kesesuaian jam kerja di panel dengan kondisi fisik unit (undercarriage, boom, cylinder, kebocoran, dsb.).
Lebih baik beli unit sedikit lebih mahal tapi riwayatnya jelas, daripada unit yang murah tapi “misterius”.
4. Hitung Total Cost of Ownership (TCO)
Jangan hanya melihat harga beli. Perhitungkan juga:
- Konsumsi bahan bakar per jam.
- Biaya servis berkala dan suku cadang.
- Potensi downtime (mesin sering rusak = proyek telat dan biaya membengkak).
Seri terbaru Cat 320/320 GC umumnya menawarkan pengurangan konsumsi BBM dan interval maintenance lebih panjang, yang bisa mengurangi biaya per jam operasional.
5. Pertimbangkan Opsi Sewa atau Rental
Kalau proyek kamu sifatnya:
- Jangka pendek,
- Volume kerja tidak terlalu besar,
- Atau cashflow ketat,
Maka menyewa excavator Cat 320 dari rental bisa jadi pilihan lebih masuk akal daripada langsung membeli. Kamu bisa fokus ke biaya per jam atau per bulan tanpa harus menanggung investasi besar di awal.
Kapan Sebaiknya Pilih Cat 320 Baru vs Bekas?
Pilih unit baru jika:
- Proyek banyak dan berkelanjutan dalam jangka panjang.
- Kamu butuh keandalan tinggi dan tidak mau sering terganggu downtime.
- Perusahaan punya akses pembiayaan yang baik (leasing/bank) dan ingin menjaga citra profesional di hadapan klien.
Pilih unit bekas jika:
- Budget terbatas tapi butuh kepemilikan unit sendiri.
- Proyek tidak terlalu berat atau tidak terlalu intensif.
- Kamu punya tim teknis yang kuat untuk melakukan inspeksi dan perawatan.
Penutup: Cara Paling Aman Menentukan Harga Cat 320
Jadi, menjawab pertanyaan “Berapa sih harga excavator Cat 320?” jawabannya memang bukan satu angka, tapi kisaran yang dipengaruhi banyak faktor: tahun, kondisi, jam kerja, fitur, sumber pembelian, sampai kurs dan pajak.
Langkah paling aman yang bisa kamu lakukan:
- Tentukan kebutuhan dan durasi penggunaan unit.
- Kumpulkan referensi harga global sebagai gambaran range.
- Minta penawaran resmi dari beberapa dealer atau penjual.
- Lakukan inspeksi teknis yang serius, terutama untuk unit bekas.
- Hitung bukan hanya harga beli, tapi juga biaya operasional per jam.
Dengan pendekatan seperti ini, kamu tidak hanya tahu “harga Cat 320” di atas kertas, tapi juga mengerti apakah harga yang ditawarkan masuk akal untuk kebutuhan proyek dan kondisi unit yang kamu incar.





